OtoConcept.net – Seri perdana ajang balap FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 1 yang diadakan di sirkuit Silver Rock, Loei, menjadi panggung pembuktian bagi Ducati MX Team Indonesia dalam debutnya di kompetisi internasional.
Meski hasil akhir belum sepenuhnya sesuai harapan, performa tim menunjukkan potensi besar, terutama lewat start agresif dan kecepatan yang mampu bersaing di barisan depan kelas MX1.
Salah satu momen paling mencuri perhatian datang dari pembalap andalan Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana, yang tampil impresif sejak gate drop.
Ducati Desmo450 MX milik Diva berhasil meraih holeshot dan langsung memimpin jalannya lomba di beberapa lap awal. Hal ini menunjukkan akselerasi dan kontrol yang sangat kuat di lintasan Silver Rock yang menuntut fisik dan konsistensi.
BACA JUGA : Garut Bakal Gelar Kejuaraan Motocross Grastrack 2026

Sayangnya, momentum positif tersebut harus terhenti lebih cepat. Memasuki lap ketiga, rider bernomor start 26 itu mengalami insiden yang menyebabkan dislokasi bahu, sehingga ia tidak dapat melanjutkan balapan.
Meski demikian, aksi holeshot dan kepemimpinannya di awal balapan menjadi bukti bahwa Ducati MX Team Indonesia memiliki kecepatan untuk bersaing dengan para rider terbaik Thailand. Sementara itu, pembalap Ducati MX Team Indonesia lainnya, Hilman Maksum, berhasil menyelesaikan balapan dengan penuh perjuangan.
Hilman sendiri finish di posisi ke-12, meski harus menghadapi kendala fisik karena arm pump yang mulai terasa sepanjang jalannya race. Arm pump adalah kondisi kelelahan otot lengan bawah akibat tegang berlebihan saat balapan, yang menyebabkan tangan kaku. Kondisi tersebut membuat Hilman kesulitan mempertahankan ritme dan mengontrol motor secara maksimal, terutama di bagian lintasan yang bergelombang dan penuh tekanan.
BACA JUGA : Surabaya Mulai Siapkan Sirkuit Motocross dan Grastrack

“Untuk hari ini sedikit kurang memuaskan, karena saat final race saya mengalami dislokasi bahu. Sudah memimpin race dari start, holeshot, dan memimpin race hingga dua lap awal. Ada beberapa section disana bahu saya lepas, lalu saya mencoba memasukkan bahu saya lagi. Setelah bahu sudah masuk, saya melanjutkan balapan. Namun setelah dua lap, saya merasakan kesakitan yang hebat, dan saya juga sudah tertinggal jauh dengan rombongan.” Hilman Maksum – Rider Ducati MX Team Indonesia.
Hasil ini tetap menjadi pelajaran penting bagi Ducati MX Team Indonesia dalam menghadapi persaingan internasional. Adaptasi terhadap karakter trek, kondisi cuaca, serta intensitas balapan di Thailand menjadi pengalaman berharga untuk seri-seri berikutnya.
Dengan performa yang sempat memimpin balapan serta semangat pantang menyerah hingga garis finis, Ducati MX Team Indonesia membawa pulang bukan hanya hasil, tetapi juga modal kuat untuk terus berkembang dan tampil lebih kompetitif di putaran selanjutnya.
BACA JUGA : Crosser Astra Honda Yakin Tampil Kencang di Final Kejurnas Motocross 2025

Sebagai bentuk keseriusan Ducati MX Team Indonesia terhadap recovery para rider, maka Ducati MX Team Indonesia akan absen pada putaran kedua dan ketiga FMSCT Motocross Thailand 2026. Ducati MX Team Indonesia akan kembali berlaga mulai putaran empat dan lima di Mar Khanom Motocross (Ban Nam Cho), Nakon Si Thammarat, (21-22/3).
Selanjutnya, Diva Ismayana akan langsung melakukan operasi pada bahunya pada 27 Januari 2026 di Solo, Jawa Tengah, sedangkan Hilman Maksum akan lanjut berlatih di Yogyakarta.
“Diva sendiri hari ini telah memenangkan holeshot, namun sangat disayangkan tentunya ini diluar kuasa kita. Bahwa cedera tangan yang pernah dialami beberapa tahun lalu, kembali terjadi lagi pada lap kedua saat dirinya sedang memimpin balap,” ungkapnya.
BACA JUGA : Pemenang Monster Energy FIM Motocross Of Nations 2024 Menerima Cincin Juara

Besar harapan tim Ducati MX Team Indonesia supaya pembalap Tanah Air ini bisa meraih podium dan menjadi satu semangat yang baik untuk para pembalap lainnya.
“Balap hari ini hasilnya kurang baik untuk saya. Karena saat balap berjalan 10 menit, saya merasakan keram di tangan. Mungkin karena belum terbiasa dengan sirkuit yang karakternya banyak section, roller, dan superbowl. Pulang ke Indonesia, saya akan coba lebih berlatih fisik lagi.”
Jimmy Budhijanto – Owner Ducati MX Team Indonesia.(**)







