Ini Alasan Matapanah Rookie Drag Bike Terapkan Non JS

Rookie Drag Bike Malang

OtoConcept.net – Melihat perkembangan balap drag bike yang begitu tinggi animonya, Matapanah Drag Bike terus mencari solusi supaya pecinta balap lurus bisa mengikuti event resmi salah satunya dengan menerapkan Non Jump Start di seluruh kelas.

Dikatakan langsung oleh Rudi Subagyo salah satu pentolan Matapanah, diterapkan nya non JS diseluruh kelas Rookie Drag Bike merupakan langkah utama supaya balap liar bisa berkurang.

“Tujuan utamanya adalah ke pembinaan pembalap pemula, hal ini bisa dilihat dari banyaknya pembalap pemula yang ingin ikut balap resmi tapi masih takut terkena jump start,” ungkap Rudi saat dikonfirmasi penulis.

BACA JUGA : Sukses Gelar Rookie Drag Bike Malang, Kelas UMA Bakal Lanjut

Masih belum paham dengan sistem jump start itulah yang dilihat Rudi sebagai langkah untuk menyelamatkan supaya tidak ada balap liar dan beralih ke balap resmi.

“Dengan begitu, pembalap pemula tidak takut lagi JS dan mereka bisa belajar lebih mempelajari lampu start dan fokus ke time sebelum ikut event besar diluar rookie drag bike,” imbuhnya.

BACA JUGA : Hasil Matapanah Rookie Drag Bike 2026 Malang

Cukup menarik untuk diikuti, alhasil dengan diberlakukannya non JS pada seluruh kelas semua pembalap bisa lebih memahami lampu dan sensor terlebih bisa lebih fokus pada time.

“Meski memberlakukan non JS tapi, lampu JS masih tetap kami nyalakan. Tujuannya peserta yang ikut bisa meraba raba dan mempelajari sistem sensor untuk kedepannya,” bilang Rudi yang sudah berhasil menerapkan dari tahun lalu dan disetujui semua peserta.

BACA JUGA : Rookie Drag Bike 2026, Bakal Pecahkan Rekor Seribu Starter Lagi?

Nah, meski begitu bukan berarti Rookie Drag Bike ini tidak memperhatikan masa depan pembalap drag bike. Nantinya bakal terus dilakukan evaluasi untuk kedepanya supaya peserta bisa lebih paham dan belajar aturan drag bike. ATH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *